Zone Pengerukan dan Breakwater Belum Terealisasi Menteri KKP Susi Pudjiastuti Minta Maaf Kepada Nelayan Pengambengan Jembarana Bali

596

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Susi Pudjiastuti meminta maaf  kepada pejabat dan nelayan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Karena saat kunjungan setahun lalu di desa ini, sempat berjanji  akan  melakukan pengerukan dan breakwater diperairan nelayan Desa Pengambengan, tetapi saat ini belum  terealisasi.

Hal itu ia sampaikan saat Kunker dan berdialog  Sabtu ( 4/6) lalu dengan pejabat dan nelayan setempat dihadiri para nelayan dan pejabat di Kab.Jembarana, diantaranya  Sekda Jembrana Gde Gunadnya mewakili Bupati Jembrana I Putu Artha. Ia mengatakan,tidak tahu kendalanya dimana, apakah birokrasi atau masalah lain,yang sudah menjadi program Presiden sudah jelas untuk bekerja mensejahterakan masyarakat pesisir dengan Nawa Cita nya.

“ Untuk itu Saya mohon maaf, karena belum bisa merealisasikan pengerukan dan  breakwater, kita punya kapal, tapi tidak bisa dijalankan.Umpamanya Si Kabayan diberi  mobil,  tidak bisa jalan sebab tidak bisa nyetir, “ imbuh Menteri Susi. Selain minta maaf Menteri juga sempat kaget, karena Kapal  Inka Mina yang pernah ia berikan kepada Nelayan tidak bisa dioperasikan karena rusak ,akibatnya separuh dari kapal tenggelam laut di dermaga Pengambengan, “ Kalau memang tidak bisa diperbaiki lagi, ditenggelamkan saja untuk rumpon ikan, “ tegasnya.

Dalam kunjungannya Menteri Susi Pudjiastuti didampingi  Plt. Dirjen Perikanan Tangkap M.Zulficar Mochtar, Direktur Kenelayanan Syafril Fauzi, dan Direktur Pelabuhan Perikanan , Agus Sukarman, serta Direktur Kapal dan Alat Penangkapan Ikan Minthadi Noer Sjamsu.

Ia pun menanggapi keluhan  nelayan  anjloknya harga ikan lemuru berkisar Rp.4-5 ribu/kg. Nelayan menduga  permainan pabrik, Susi berharap  pengusaha jangan hanya cari untung, tapi ikut serta memperhatikan nasib nelayan, agar tidak mempermainkan harga ikan.” Perindo dan Prinus perusahaan BUMN ini, bisa membeli ikan tangkapan nelayan minimal Rp 7 – 9 ribu/ kg itu harga yang pantas diterima nelayan, “ ungkap Menteri, disambut gembira para nelayan.
Kepada Nelayan Jembarana, Susi minra agar jika melihat kapal asing  masuk perairan Indonesia  untuk menangkap ikan, segera melaporkan ke aparat setempat, “  Karena hal itu sesuai dengan Perpres tanggal 12 Mei 2016,. “ Kalau nelayan Jembrana melihat ada kapal asing mencari ikan di perairan Indonesia laporkan saja,” tandas  Susi Pudjiastuti, seraya menambahkan bersyukur hasil tangkapan nelayan Jembarana meningkat.Dalam kesempatan itu ia menyerahkan 15 unit GPS kepada nelayan dan 436 kartu asuransi nelayan.

Data Pelabuhan Perikanan Nelayan ( PPN )Pengambengan Kab.Jembarana sepanjang tahun ini meningkat April lalu sebanyak 1.399 Ton ikan Lemuru,total nilai sebesar Rp.6.5 miliar dibading bulan lalu sekitar 1..309 ton total nisa seberas Rp.6,2 miliar, “ Produk PPN masih didominasi ikan Lemuru sebanyak 1.370 ton bulan April , dengan jumlah kapal 146 unit terdiri 40 unit kspsl ukuran 5 -10 GT, dan 32 ukuran 10 – 20 Gt serta 74 ukurtan 20 -30 GT, “ imbuh Plt. Dirjen Perikanan Tangkap M.Zulficar Mochtar.  ( Nani )