Wine Appreciation, Cara Tepat Menikmati Minuman Wine

6

Coorporate Training & Development Manager Hatten Wines, Kertawidyawati menjelaskan Wine Appreciation merupkan salah satu program edukasi dari Perusahaan Hatten Wine Bali yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat atau kepada mereka yang yang tertarik untuk memahami wine, khususnya bagi mereka yang bekerja di bidang hospitality.

“selain memproduksi wine kita juga memiliki program-program yang ditujukan untuk mengedukasi masyarakat, salah satunya yaitu Wine Appreciation ini. Program ini bertujuan untuk memberikan guidance kepada mereka yang sebenarnya tidak terbiasa minum wine, namun karena pekerjaannya mereka harus mampu memberikan rekomendasi. Misalnya mereka yang bekerja di bidang hospitality, misalnya dengan sajian yang full in bodied, wine apa yang harusnya cocok untuk disajikan,” paparnya.

“Kegiatan Wine Appreciation ini kita buka untuk publik juga, untuk group, untuk tourist, ekspatriat, sekolah, dan banyak kampus menggunakan ini sebagai perogram sekolah mereka terutama yang di tata hidangan dan food and baverage service,” imbuhnya.

Kertawidyawati atau yang akrab dipanggil Widya mengatakan Hatten Bali juga memiliki program sertifikasi bagi mereka yang ingin menjadi Sommelier (ahli wine). Sommelier sendiri adalah sebutan untuk orang-orang yang ahli mengenai wine, yang ditunjukan dengan sertifikasi dari lembaga yang berkompeten.
Seorang Sommelier memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai wine, mulai dari cita rasa, kemampuan memadankan wine dengan makanan yang cocok, hingga pengetahuan mengenai tahun berapa buah anggur yang digunakan untuk wine dipanen.

Widya mengatkan Hatten Bali merupakan satu-satunya perusahaan wine di Indonesia yang memiliki lisensi untuk memberikan sertifikasi Sommelier taraf internasional. Hatten Bali telah bekerja sama dengan lembaga sertifikasi global, Wine and Spirit Education Trust (WEST) yang ada di London, Inggris.

“Hatten Wine saat ini sudah menjadi agency, kita menjadi negara pertama di Indonesia yang memiliki lisensi ini, dan di dunia menjadi negara ke 74 yang memiliki lisensi tersebut. artinya, mereka yang ingin belajar wine dan terakreditasi secara internasional, bisa ikut di kelas WSET, tidak perlu lagi belajar jauh-jauh ke luar negeri, karena Hatten Wine menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memiliki lisence untuk melakukan sertifikasi internasional untuk pengetahuan wine,” paparnya.

Hatten Wine sendiri merupakan usaha keluarga milik pengusha asli Bali, yaitu Ida Bagus Rai Budarsa. Usaha ini telah dimulai sejak tahun 1968. Yang pada awalnya hanya memproduksi arak Bali dan Brem. Kemudian menjadi PT. Hatten Bali pada tahun 1994, bisnis mulai berkembang dengan memproduksi Hatten Wines dengan bahan baku dari tanaman anggur yang ditanam oleh petani di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Untuk jumlah produksi, Hatten Bali saat ini dalam sebulan mampu memproduksi 100.000 botol per bulan atau satu juta botol per tahun.