Ukir Prestasi GM Bandara Ngurah Rai Trikora Harjo Dipromisikan Masuk Jajaran Direksi PT, Angkasa Pura

1640

Berhasil melakukan inovasi dan perubahan dengan meraih berbagai penghargaan dalam dan luar negeri, General Manager Bandara Ngurah Rai Bali, Trikora Harjo, akhirnya dipromosikan  masuk dalam Jajaran Direksi Airport Support, anak perusahaan PT.Angkasa Pura, Jakarta, Ia di gantikan  Yanus Suprayogi, yang sebelumnya menjabat  GM. Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Dalam masa  kepemimpinan Trikora Harjo sekitar 1,5 tahun, berbagai prestasi telah dicapai  Bandara I Gusti Ngurah Rai antara lain sebagai Bandara Terbaik ke-3 dunia dari Airport Councils Internasional untuk kategori penumpang 15 juta s/d 25 juta penumpang per tahun,  The Most l mproved Airport di Asia Pasific, Top 35 lnovasi Pelayanan Publik 2016, Sertifikasi ISO 14001:20 untuk sistem manajemen lingkungan dan yang terbaru adalah Sertifikasi iso 9001:2008 yaitu manajemen mutu untuk pelayanan jasa penumpang pesawat udara.

Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) , yang dilaksanakna Kamis lalu, di hotel  Patra Jasa, Kuta  disaksikan Adi Nugroho selaku Human capital & General Affair Director PT.  Angkasa Pura I (Persero) serta seluruh karyawan  Bandara Ngurah Rai, dan tamu undangan dari berbagai perusahaan penerbangan.

Trikora Harjo berterima kasihnya kepada seluruh stakeholder yang sudah bekerja sama dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan yang diberikan kepada Angkasa Pura I.  Saya sangat bangga dapat bekerja sama dalam tim yang solid,”  ungkap Trikora

Yanus Suprayogi yang menjadi penerus Trikora Harjo sebelumnya bertugas sebagai Project Portofolio Analyst,  la juga pernah menjabat sebagai General Manager Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Juanda Surabaya,” Fokus saya dalam waktu dekat melakukan pemeliharaan landasan pacu ( Run Way ), dengan melakukan perbaikan semua harus kami siapkan, dengan pelapisan atau penebalan dengan aspal, “ tandasnya kepada media, usai Sertijab

Yanus sendiri bukanlah orang baru, ia merupakan orang yang berada di balik keberhasilan pengembangan bandara.  Selama 1,5 tahun ia dipercaya sebagai Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Gusti Ngurah Rai, “ Saat ini tahapan pemeliharaan run way dalam proses lelang, yang ditargetkan terlaksana akhir tahun 2016 ini.Sedangkan pemiliharaan berlangsung 3 tahun,sama dengan Bandara Juanda, “ jelasnya.

Waktu selama 3 tahun memang diraskan lama, hal itu terpaksa dilakukan. Karena Bandara tidak bisa menghentikan operasional pelayanan, “ Bandara Ngurah Rai saat ini sudah bisa didarati  pesawat jumbo Airbus A – 380,selain itu kita fokus pada pengembangan Bandara Ngurai Rai sala satunya Apron( lahan parkir pesawat ) , agar mampu menampung lebih banyak armada, “ imbuh Yanus.

Yanus berjanji akan melanjutkan agenda kerja perusahaan dengan  meningkatkan kinerja Bandara I Gusti Ngurah Rai. “Saya ingin kerjasama yang sudah berjalan  sangat baik antar komunitas bandara, dapat terus dipertahankan karena keberhasilan pelayanan di Bandara sangat bergantung pada sinergi semua pihak, baik yang memberikan kontribusi langsung bagi pelayanan maupun yang bersifat supporting,”  ucap Yanus. ( Nani )