Temukan Makna Seni di Museum Seni Rupa dan Keramik

1320

DSC_0911_resized DSC_0900_resized JAKARTA – Jika pada umumnya sebuah museum menampilkan kisah sejarah, maka di Museum Seni Rupa dan Keramik para pengunjung akan disuguhkan berbagai hasil karya dari tangan-tangan seniman, seperti lukisan, pahatan, sampai keramik. Di sini para pengunjung akan melihat sekitar 350 lukisan dan 1350 keramik yang berasal dari Nusantara, Eropa, dan Asia.

 Ketika masuk ke museum ini, berdiri dua patung setengah badan, yakni Patung Data S. Sudjojono selaku bapak seni lukis modern Indonesia dan Patung Raden Saleh Syarif Bustaman selaku perintis seni rupa Indonesia modern.

 Museum yang terletak di Jalan Pos Kota No. 2, Jakarta Barat tepatnya di seberang Museum Fatahillah ini menyimpan hasil kesenian dari keramik dan seni rupa lainnya dari seluruh wilayah Indonesia maupun mancanegara mulai dari Tahun 1800-an sampai saat ini.

 Untuk koleksi seni lukis dibagi menjadi beberapa ruangan, seperti ruang masa Raden Saleh, ruang masa Pendudukan Jepang, ruang masa Hindia Jelita, ruang Pendirian Sanggar, sampai ruang seni rupa baru Indonesia yang merupakan karya periode 1960 sampai saat ini. Lukisan yang ditampilkan di museum ini juga berasal dari tangan-tangan seniman terkenal, seperti “Ibu Menyusui” karya Dullah, “Potret Diri” karya Affandi, “Laskar Tritura” karya S. Sudjojono, dan “Bupati Cianjur” karya Raden Saleh.

 Pada bagian depan ruangan terdapat seni pahat dari kayu yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti seni pahat dari Bali, adapun patung Totem Asmat, dan lain-lain.

 Sedangkan untuk koleksi keramik, museum ini menyimpan seni keramik dari mancanegara, di antaranya dari Eropa, Jepang, Thailand, dan Vietnam. Bentuk keramik yang disimpan di museum  ini di antaranya berbentuk guci, teko, dan mangkuk.Museum ini dapat dikunjungi mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

Salah satu pengunjung, Dina mengaku ia dan teman-temannya datang ke museum ini karena menyukai seni lukis. “Saya datang karena ingin melihat lukisan di sini, mau belajar juga karena saya suka melukis. Biar di sekolah nanti kalo ada tugas menggambar saya bisa terinspirasi dari lukisan-lukisan di sini,” ujarnya.Nisa