Siapkan Dana 2,1 Triliun Angkasa Pura I Pastikan Proyek Pengembangan Bandara I Gst. Ngurah Rai Rampung Sebelum IMF – WB 2018

1
GM Bandara I Gst.Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, disela Ultah ke 54 PT. Angkasa Pura I, Sabtu lalu di Sanur.

Tanpa terganggu pelaksanaan Pilkada, yang akan berlangsung Akhir Juni mendatang, PT.Angkasa Pura I Segera merealisasikan pengembangan Bandara I Gst Ngurah Rai diantaranya perluasan area parkir pesawat ( Apron ), dan perpanjangan landasan pacu bagian Barat, yang sebagian lahan akan direklamasi, serta gedung VVP dan Terminal.
Kesemuan proyek, yang menelan dana Rp.2,1 Triliun itu, ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan IMF – World Bank Oktober 2018 nanti, “ Tahun ini kami memiliki tugas besar terkait IMF, diagendakan berlangsung di Nusa Dua, Badung, kami memastikan pengembangan bandara selesai sebelum IMF, “ jelas GM Bandara I Gst.Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, disela Perayaan HUT ke 54 Tahun PT. Angkasa Pura I, Sabtu ( 24/2) di Sanur, Denpasar.
Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai memang ditargetkan oleh pemerintah untuk dapat menambah kapasitasnya seperti kapasitas parker pesawat, landasan pacu dan terminal. Proyek senilai Rp 2,1 triliun ini direncanakan rampung bulan Oktober 2018.
Nanti akan ada lima belas ribu delegasi dari 189 negara yang datang dalam waktu yang hampir bersamaan,yang sebagian menggunakan pesawat pribadi dan kenegaraan, yang membutuhkan are parker luas, karenanya kami harus benar – benar siap baik fasilitas maupun dari kualitas pelayanan,” seperti penambahan area check in di terminal internasional serta pemasangan travelator,” tegas Yanus.
Saat ini di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sudah mulai pekerjaan pembuatan apron (tempat parker pesawat) sisi timur yang baru mencapai progress 1,76 persen dan akan ada penambahan 4 area parking stand.Untuk landasan Pacu yang mereklamasi pantai, Angkasa Pura masih menunggu Surat persetujuan dari Gubernur dan Bupati Badung.
“ Maret proyek sudah mulai dilaksanakan, kita tidak menunggu sampai Pilkada selesai, karena ini sudah menjadi kebijakaan Pemerintah Pusat, terkait kesiapan Indonesia khususnya Bali, sebagai tuan rumah IMF, “ imbuh Yanus, menambahkan, di Terminal Bandara Ngurah Rai, dilakukan beberapa program peningkatan pelayanan Elevator dan jumlah kursi.
Sedangkan yang di sisi barat, kata Yanus rencana ada tambahan 6 area parkir untuk menampung setidaknya 4 pesawat berbadan besar, dan ini sedang dalam persiapan kontrak pekerjaan. “Kami optimis bisa selesai sesuai target dan tak lupa saya ucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak yang mendukung pengembangan bandara kita tercinta ini,” ungkap Yanus.
Ia mengatakan,Sepanjang Tahun 2018 ini telah menyusun program kerja berbasis pada pengguna jasa bandara.Diusianya memasuki 54 tahun, PT. Angkasa Pura I (Persero) terus fokuskan diri dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini dilakukan pula oleh Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai .
Sejalan dengan tema HUT ke-54 Angkasa Pura I yaitu “Bangga Melayani Bangsa”, manajemen Bandara Udara I Gusti Ngurah Rai terus melakukan upaya perbaikan dan peningkatan di seluruh aspek. “Kuncinya ada 2, kami siapkan fasilitas yang memadai dan kemampuan petugas yang mumpuni serta berjiwa melayani,” katanya. ( Nani )