Pameran Batu Akik Nusantara Di Polres Gianyar Bali Beromzet 500 Juta Perhari

1225

Pameran Batu Akik Nusantara di Polres Gianyar Beromzet Rp. 500 Juta Perhari

Kapolres Gianyar tutup acara Pameran Batu Nusantara dan Benda Pusaka Keris yang dilaksanakan di halaman Mapolres Gianyar. Penutupan tersebut dirangkai dengan penyerahan piala dan piagam bagi peserta pemenang kontes Polres Cup yang dilaksanakan selama lima hari dari tangga 8-12 Oktober 2015.

“Perputaran transaksi yang ada di pameran ini perhari bisa mencapai hampir Rp. 500 juta, bahkan lebih. Kalau hitung-hitung, empat hari itu sudah ada Rp. 2 Milyar.” Kata AKBP Farman Kapolres Gianyar. Senin(12/10)

Lebih lanjut menambahkan, bahwa pameran ini adalah wujud nyata Polres Gianyar untuk melakukan pendekatan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat tentang lingkungan Polri.

“Jadi jangan lagi kedepan nanti kantor Polisi ini seram banget.” lanjut Kapolres.

Banyaknya pengunjung yang datang ke pameran untuk melihat maupun membeli batu, pihak panitia kembali memperpanjang pameran hingga dua hari.

“Permintaan pihak panitia seperti itu, pameran secara resmi, baik kontes-kontesnya sudah tidak ada lagi. Tetapi rekan-rekan pemilik stand minta berjualan disini dan kami mempersilahkan untuk dua hari kedepan.” Lanjutnya.

Sementara terkait patung singa yang diboyongnya, Kapolres membenarkan bahwa dirinya tertarik untuk mengoleksinya.

“Jadi saya beli kemarin dari yang punya untuk koleksi.” ungkapnya.

Sementara itu, komunitas pencinta batu akik dan permata, Bali9 Gemstone Lover boyong

juara umum dalam Polres Cup yang dilaksanakan di Polres Gianyar.

Dalam kompetisi tersebut, Bali9 terjun mengikuti 17 kategori yang dipertandingkan. Dan hasilnya, Bali9 berhasil meraih point tertinggi menggungguli komunitas lainnya dengan total 48 point.

“Kita menerjunkan 100 batu dan berhasil meraih 25 piala dari 17 kategori dengan total 48 point.” Zacharia anggota Bali9 Gemstone Lover.

Sedangkan I Ketut Dharma Kresna Wijaya, SE.,  Kordinator Bali9 Gemstone Lover menambahkan, bahwa komunitas ini terbentuk oleh sembilan orang, sejak 28 September 2015. Dimana saat itu, bertemu di salah satu stasion TV di Denpasar yang mengadakan pameran batu akik dan permata.

“Sejak saat itu kami sepakat membuat sebuah komunitas untuk pencinta batu akik dan permata.” Kata Kresna Wijaya pemilik CV Sinar Mas Jaya Permata.

Sebagai juara umum, Bali9 Gemstone Lover mendapatkan satu unit sepeda motor Suzuki Next. Dimana penyerahan piala, piagam serta satu unit sepeda motor tersebut, oleh AKBP Farman Kapolres Gianyar.

Ada yang unik dalam penutupan Pameran Batu Nusantara dan Benda Pusaka Keris di Mapolres Gianyar. Dimana salah satu penggunjung Akhmad Zaenuri(45) asal jember yang tinggal di Panjer Denpasar, memamerkan koleksinya berupa kalung cincin dan topi yang dihias cincin.

IMG_0711 (1024x683) IMG_0709 (1024x683)“Di topi ada 40 cincin, jari tangan 18 dan kalung ada 42 cincin. Cincin-cincin ini saya buat sendiri dan sebagian saya beli. Kira-kira semua saya habiskan sekitar Rp. 25 juta.” Kata pria yang mengaku baru dua bulan menyukai batu. (alt)