OJK Hentikan Operasional 48 Bisnis Investasi

57

Satgas Waspada Investasi Ingatkan Masyarakat Perhatikan Legalitas dan Logika

Merebaknya kasus penipuan investasi Ilegal alias Bodong, dengan berbagai modus sangat memprihatinkan Satuan Tugas Waspada investasi di Indonesia.Dengan berbgaia modus, dan cara mereka tidak tanggung tanggung menjaring calon invesator dari desa sampai ke kota.
“ Korbannya pun beragam dari masyarakat awam sampai warga menengah keatas dan berpendidikaan dan berpangkat. Sangat mengerikan, jika investasi dengan iming iming keuntungan besar dalam waktu singkat ini, dibiarkan korban terus berjatuhan, maka prosfek perekonomian Indonesia,yang saat ini mulai meningkat bakal hancur oleh ulah oknum pelaku investasi Ilegal ( bodong), “ tegas Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing, dihadapan puluhan wartawan dan Garthering Media Massa oleh Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Reional 8 Bali – Nusra,Sabtu ( 14/10 ) di Baturiti, Kab. Tabanan, Bali.
Tongam L Tobing mengatakan,ancaman kerusakan ekonomi bisa terjadi. Karena mental masyarakat yang gampang percaya dan ingin mendapatkan keuntungan besar, tanpa berpikir panjang, dan masih rendahnya pengetahuan masyarakat terkait risiko berinvestasi, “ Contohnya seperti kasus First Travel, Talk Fusion, Koperasi Pandawa, Talk Fusion dan masih banyak lagi, tidak menjadi pelajaran masyarakat,“ jelas Tongam.
Menambahkan,modus investasi yang tidak masuk akal itu biasanya dengan mengiming-iming masyarakat dengan bunga tinggi.
” Modus yang paling banyak dipakai itu Investasi uang, dengan suku bunganya tinggiu yang prosentasinya bervariasi antara 50 persen /bulan hinggan 10 – 30 % / Minggu. Selama Januari-September 2017 ,kami telah menghentikan kegiatan 48 entitas yang melakukan kegiatan ilegal.
OJK mencatat total kerugian masyarakat dari investasi ilegal dari tahun 2007 hingga 2017 diperkirakan mencapai Rp105 triliun, “ Kita berharap semua pihak bisa bersama-sama dalam memberantas Investasi bodong, agar tidak ada celah untuk merugikan lagi.
Kendati Otoritas Jasa Keuangan (OJK) makin gencar mengedukasi masyarakat untuk lebih waspada sebelum berinvestasi, tetapi masih banyak bermunculan perusahaan jasa keuangan, menawarkan beragam investasi,” Sampai saat Kita sudah menutup 48 Perusahaan Investasi yang melakukan penipuan, kami menekankan dua poin utama yakni Legalitas ( Berijin ) dan Logis guna mencegah adanya korban investasi illegal, sebagai langkah preventif (pencegahan,red)
Jika ingin berinvestasi, masyarakat harus memastikan legalitas perusahaan termasuk izin usaha yang ditawarkan, masuk akal apa tidak keuntungan yang dijanjikan.Investasi bodong ini tidak akan pernah berkahri sebab dimana ada celah, siapa saja bisa menjadi korban bahkan tersangka, tidak tergantung tingkat literasi atau pendidikan, “ Banyak contoh korban dari petani yang menggadaikan tanah dan rumah, Profesor, Doktor dan masih banyak lagi, sudah fenomena unik dari orang-orang serakah,” tandas Tongam

Dalam membrantas Investasi Bodong ini, kata Tongam mereka tidak bisa sendirian, apalag kasus penipuan berkedok inverastasi ini sudah masuk katagori kasus luar biasa, dan mengerikan,“ Untuk meminimalisasi jumlah korban, yakni ambil langkah sederhana dengan mempertimbangkan secara logika terutama menyangkut imbal hasil yang besar dan cepat. Kita
berharap kerjasamanya semua pihak terkait termasuk media, aparat penegak hukum, dan instansi terkait dari desa sampai pusat, tanpa bantuan yang lain, mustahil investasi Ilegal berhenti ,” tutupnya.

Daftar Perusahaan Investasi Ilegal Yang Dihentikan Operasional

PT Compact Sejahtera Group, Compac t500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera atau ILC,. PT Inti Benua Indonesi,. PT Inlife Indonesia,. Koperasi Segitiga Bermuda/Profitwin77, PT Mi One Global Indonesia,. PT Crown Indonesia Makmur,. Number One Community,. PT Royal Sugar Company, PT Kovesindo,. PT Finex Gold Berjangka, PT Trima Sarana Pratama,. Talk Fusion, Starfive2u.com,. PT Alkifal Propert.. PT Smart Global Indotama.
Kemudian , Groupmatic170,. EA Veow,. FX Magnet Profit,. Koperasi Serba Usaha Agro Cassava Nusantara di Cicurug Sukabumi/Agro Investy,. CV Mulia Kalteng Sinergi, Swiss Forex Int, Nusa Profit, PT Duta Profit,. PT Sentra Artha, PT Sentra Artha Futures,. www.lautandhana.net,. Koperasi Harus Sukses,Bersama.. PT Multi Sukses Internasional,. www.assetamazon.com,. SMC Profit,. PT Akmal Azriel,Bersaudara,. PT Konter Kita Satria,. PT Maestro Digital Komunikasi,. PT Global Mitra Group, PT Unionfam Azaria Berjaya/Azaria Amazing Store. Car Club Indonesia/PT Carklub Pratama Indonesia, Koperasi Budaya Karyawan Bank Bumi Daya Cabang Pekanbaru, PT Maju Mapan Pradana/Fast Furious Forex Index Commodity/F3/FFM.
Juga Tidak ketinggalan . PT CMI Futures, PT First Anugerah Karya Wisata (Biro Perjalanan First Travel), yang sedang dalam proses hukum , PT Miracle Bangun Indo, UN Swissindo, PT Papan Agung Solution, PT Global Ventura Pratama/ Gold Indo Financial / GIF Financial,. Koperasi Karya Putra Alam Semesta/ Invesment Management Consortium, Smart Banking Exchange/ PT Solarcity Kapital Indonesia
48. PT Istana Bintang Universal. Semua perusahaan diatas dinyatakan bodong dilarang beroperasi sejak Aal September 2017 lalu..
Sedangkan masih dalam proses pelaporan adalah BITCOIN melalui “ TCOIN “ perusahaan asal Korea, di Asia berkantor di Bali bergerak bidanf Finacial, World Travel, Shoping Malla , Franchise, FX Traiding, Game Online. Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 1500655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id. ( Nani )