Mengantisipasi Kemacetan Di Wilayah Jimbaran-Uluwatu

5

Bali Inspirasi.

Himbauan Bagi Pengguna Jalan Uluwatu – Jimbaran. Karena Proyek Kabel PLN SKTT 150 kV

Pengerjaan galian kabel bawah tanah dengan system bor yang sedang berjalan di wilayah Unggasan, Jimbaran dan Kedonganan. Tentu akan menimbulkan kemacetan di beberapa spot. Khususnya di spot – spot dimana mesin bor akan di letakkan. Dan hal ini sudah di antisipasi oleh pihak pelaksana dengan menempatkan petugas sebagai pengatur lalulintas. Agar tidak terjadi kemacetan. Di setiap ruas jalan yang sedang di kerjakan.

Galian kabel milik PLN SKTT kV 150. Merupakan system baru untuk mengurangi semerawutnya utilitas. PenanamanKabel bertegangan tinggi yang masih dalam proses pengerjaan.

Dan di rencanakan akan tuntas pada Mei 2019 nanti. Pelaksananya pun di harapkan tidak akan menganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan.

Proyek dengan system bor ( bawah tanah ), untuk di harapkan lebih aman, jika terjadi sesuatu.
Dan ini sudah menjadi perhatian dari pihak pelaksana maupun PLN sendiri. Koordinasi antara pelaksana dengan instansi terkait di dalam pelaksanaanya. Sudah ada dalam draf. Baik itu perijinan maupun system pengerjaannya.

PT. PRYSMIAN Cables & System, selaku pelaksana dilapangan. Sudah melakukan koordinasi dengan PJN Metro Denpasar. Untuk Jalan Nasional. Sedangkan pengerjaan yang ada di Wilayah Kab Badung, akan ada mengerjakan di tiga ruas Jalan, yaitu Jalan Bali Clif yang ada di Pecatu. Jalan Raya Jimbaran serta Jalan Segara Madu di Kelurahan Kelan. Dan berakhir di Bandara Ngurah Rai.

Progress di semua segmen sudah berjalan sesuai rencana. Sedangkan pengerjaan transmisi bawah, yang berada di wilayah Jimbaran, mendapat perhatian ekstra dari pihak pelaksana. Karena jalan utama untuk menuju kawasan wisata pantai, maupun hotel yang di wilayah tersebut.

System bor dan penempatan mesin yang sudah di atur jaraknya antara satu mesin dengan mesin lainnya. Di harapkan kemacetan tidak akan terjadi.

Dengan jarak sekitar 100 sampai dengan 200 meter, antara mesin yang satu dengan yang lainnya. Dan di bantu petugas yang khisus mengatur lalulintas. Kemacetan tidak akan terjadi.

Mengantisipasi kemacetan di wilayah Jimbaran. Menjadi prioritas utama dari pihak pelaksana.

Untuk pengerjaan dari Patung Nakula, Simpang empat menuju arah utara. Yaitu Jalan Raya Jimbaran dan Kelurahan Kelan. Tembus ke Jalan Segara Madu. Dan berakhir di Bandara. Pihak pelaksana akan melipat gandakan jumlah tenaga maupun peralatan. Selain tenaga pengantur di setiap spot mesin bor itu berada.

Proyek dengan panjang 10,2 km. Adalah proyek prestisius yang menggunakan peralatan khusus, seperti mesin bor berkekuatan 30 ton lebih. Dan di dukung tenaga – tenaga dan teknisi yang sudah berpengalaman. ( Humas PT. PRYSMIAN Cables & System )bali inspirasi