Melatih Sifat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air di Museum PETA

1109

BOGOR – Dalam upaya menumbuhkembangkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, Museum dan Monumen Pembela Tanah Air (PETA) mewajibkan para pengunjung khususnya pelajar yang datang untuk menyanyikan lagu wajib Indonesia sebelum masuk ke museum. Hal ini dijelaskan oleh Kapten CAJ Suroso agar para siswa tidak lupa dengan lagu kebangsaannya.

 “Di Museum dan Monumen PETA ini sebagai wadah untuk generasi penerus bangsa agar memiliki nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, dan cinta tanah air makanya setiap pengunjung yang datang kita ajak untuk menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia terlebih dahulu,” ujar Kapten CAJ Suroso selaku kepala Museum dan Monumen Pembela Tanah Air.

 Museum yang diresmikan pada 18 Desember 1995 oleh mantan Presiden Indonesia Soeharto ini awalnya merupakan bangunan tempat pengawal gubernur dan jenderal Belanda. 

 “Pada 8 Maret 1942 diambil alih Jepang dan pada 15 Oktober 1943 digunakan sebagai tempat untuk pelatihan calon perwira tentara PETA. Sempat diambil alih lagi oleh Belanda namun Belanda menyerahkan kepada Indonesia setelah kemerdekaan Indonesia, dan pada 14 November 1993 oleh pemrakarsa Yayasan Pembela Tanah Air didesikasikan sebagai museun PETA,” papar Suroso.

 Di dalam Museum dan Monumen PETA ini ada sekitar 17 diorama yang menceritakan tentang perjuangan Pembela Tanah Air, ada juga replika (para pejuang) dan replika tandu Jenderal Soedirman. Pada bagian depan dan di halaman belakang museum terdapat patung Jenderal Soedirman dan kendaraan perang seperti tank.

 Museum ini hanya dapat dikunjungi saat weekdays mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.30 WIB. Sedangkan saat weekend hanya dapat dikunjungi mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB.

“Kalau pas weekend barengan sama car free day dan pasti banyak masyarakat, kita (pihak museum) hanya ingin menjaga keamanan museum saja,” ujar Suroso.

 Museum ini sering kali dikunjungi oleh pelajar, mulai dari TK sampai Universitas. “Biasanya kalau mau berkunjung ke museum ini harus memiliki surat perijinan kunjungan yang diajukan ke kami (pihak museum) terlebih dahulu. Banyak dari sekolah luar Bogor yang datang ke sini untuk belajar sejarah, mulai dari anak sekolah sampai mahasiswa pun ada,” kata Suroso.

 20160502_114635_resized 20160502_114430_resized 20160502_114334_resized

 

 

 

 

Bagi wisatawan dan pelajar yang ingin mengunjungi Museum dan Monumen Pembela Tanah Air yang terletak di Jalan Jenderal Soedirman, Bogor ini harap mentaati dan mematuhi peraturan museum. Perdalam sejarah Bangsa Indonesia guna menunjang rasa nasionalisme.Nisa