“Mahakarya Mustika Nusantara” Jadi Tema Celuk Jewerllery Festival 2017

25

Celuk Jewellery Festival ( JCF ) 2017 kembali digelar untuk ke dua kalinya . kali ini Celuk Jewellery Festival ( CJF ) kali ini mengusung “Mahakarya Mustika Nusantara”, mengangkat karya – karya terbaik dari seniman dan pengrajin perhiasan Indonesia. Wisatawan yang gemar berburu perhiasan hasil seni tangan trampil generasi muda desa Celuk bisa datang selama 3 hari dimulai Jum,at( 13 – 15/10) 2017, bertempat di area Wantilan Pura Dalem Celuk, Jalan Setra Celuk, Br. Celuk, Desa Celuk, Kec. Sukawati.
Membawa misi meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Celuk,khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya, Celuk Jewellery Festival 2017 diharapkan menjadi ajang promosi dan penjualan hasil karya dan kreatifitas masyarakat Desa Celuk baik dalam bentuk seni kerajinan perak, produk kuliner, produk fashion dan lain
Rencananya acara ini akan dibuka Menteri Koperasi dihadiri pula Ketua Umum PDIP Megawati. CJF sangat didukung organisasi masyarakat di Desa Celuk ,antara lain, Krama Banjar Celuk, STT. Yowana Jaya Celuk, Celuk Design Centre, CWCC dan juga organisasi Sport Celuk. Selain itu event ini juga diharapkan dapat mempersatukan masyarakat Desa Celuk agar secara bersama – sama melakukan langkah dalam rangka melestarikan seni kerajinan perak dan emas.
Event ini dikemas dalam beberapa rangkaian acara, diantaranya jewellery expo (pameran perhiasan), Pameran aneka produk, lomba, seminar, workshop, pagelaran seni budaya, jewellery making class, dan bazaar kuliner, Fashion Show, Live Music, river hash run dan masih banyak kegiatan lainnya.
Dalam CJF 2017 diikuti oleh 24 UKM perhiasan, 24 warung kuliner, dan 20 peserta pameran aneka produk.Juga diisi seminar kewirausahaan pembicara Panudiana Khun (Ketua Apindo Bali), dan dr. Windu Segara Senet (founder Mangsi Coffee), seminar Desa Wisata dengan pembicara Jero Mangku Kandya ( praktisi pariwisata), Cokorda Gede Putra Tsukawati (panglingsir puri ubud), A.A. Rai Arma (founder musemum ARMA), dan Gst. Ngurah Wisnu Wardhana (yayasan Tri Hita Karana).
Seminar strategi pemasaran online untuk UKM sebagai pembicara Rieke Diah Pitaloka (Anggota DPR RI), seminar pembuatan website oleh relawan TIK Bali. Event ini juga menampilkan Jewellery Fashion Show dengan wardrobe dari Tjok Abi dan Shinta Chrisna Boutique dan dikolaborasikan dengan koleksi aksesoris dari para pengrajin perhiasan perak di Celuk.
Selain itu, jelas Ketua Panitia CJF Ketut Widi Putra, diadakan workshop terkait perhiasan dan desain terbaru 3D Desain, Workshop photography perhiasan.Tak ketinggalan lomba desain perhiasan, busana dan lagu.
Selain lomba CJF 2017 dimeriahkan pagelaran Tabuh dan Tari dari sanggar S’Mara Murti dan juga pagelaran Bapang Barong dan Jauk persembahan STT Yowana Jaya Celuk. Beberapa artis bali juga akan ikut meramaikan diantaranya Deva & Band, Rasta Flute Band, B2AB2A Band, Celekontong Mas dan Rai Peny.
Di Celuk Jewellery Festival 2017 kali ini, wisatawan bisa temukan perhiasan idaman anda dengan harga yang sangat terjangkau, indah dan unik serta mempesona, “ CJF akan menjadi kalender tahunan Desa Celuk, setelah puluhan tahun belakangan ini pesona desa Celuk sebagai centra perdagangan perhiasan berkualitas sempat meredup, maka kami terus membangkitkan kembali semangat pengrajin untuk membuat Perhiasan dengan Standar Kekinian, “ jelas Ketut Widi,” tentu saja harus didukung Pemerintah daerah dan pusat,” imbuhnya.
Dukungan itu, kata Ketut sudah didapat dari Pemkab. Gianyar, Telkom Indonesia, Bank BRI, LPD Celuk, Sinar Photo, Telkomsel, Cahaya Silver, Bank Mandiri, Desa dan Banjar Pekraman Celuk, RS Ganesha, Romo Bali Jewellery, PT. Astra Honda Motor, Bank Indonesia, Bank BNI, Paron Jaya, Antara Seliver,dan Pos Indonesia dan banyak lagi, termasuk media cetak dan electronic. ( Nani )