Kondisi Bali Kondusif, Gubernur Pastika Himbau Wisatawan Jangan Takut Datang ke Bali

71

Meskipun Status Gunung Agung berada di level IV atau awas,Pemrov. Bali menjamin kondisi Pulau Bali tetap kondusif dan aman termasuk bagi para wisatawan. Untuk itu wisatawan diharapkan tidak ragu datang berwisata ke Bali, dan jika Gunung Agung meletus maka dampaknya langsung pada 28 desa atau radius 12 km dari kawah Gunung Agung, Kab.Karangasem..
. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan hal itu kepada media usai pertemuan dengan sejumlah pelaku pariwisata di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Selasa (3/10) sore.Bukan tanpa alasan Gubernur mengatakan hal itu, karena dua pekan setelah Gunung Agung dinyatakan awas,kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri cendrung menurun.
Bahkan di Kab..Karangasem, beberapa destinasi favorit seperti Candi Dasa, Tulamben,dan destinasi lainnya sepi dari hilir mudik wisatawan.Tiga Negara sudah mengeluarkan himbauan agar wisatawan menjauh atau berhati hati untuk berkunjung ke Bali.
Destinasi destinasi pariwisata seperti Nusa Dua, Kuta, Sanur serta destinasi wisata lainnya kata Gubernur, berada jauh (puluhan km) dari lokasi gunung tertinggi di Bali tersebut, “ Di Karangasem ada 78 desa, hanya 28 desa yang berdampak langsung, sisanya 50 desa aman. Begitu pula dengan tempat-tempat lainnya di Bali juga aman.
“ Jadi jangan ragu untuk berwisata ke Bali, kecuali wisata mendaki Gunung Agung itu saya larang karena berbahaya,“imbuhnya, menambahkan , agar masyarakat jangan terlalu khawatir dan parno akan kondisi Gunung Agung.
Mangku Pastika juga mengingatkan agar pemberitaan di media jangan terlalu dibesar besarkan. Jika dibandingkan dengan tahun 1963 kondisi saat ini tentu beda, sekarang mitigasi bencana kita sudah lebih bagus, peranan pemerintah juga sudah lebih efektif tidak seperti dulu.
“ Teknologi informasi kita makin canggih sehingga akan meminimalisir kemungkinan terburuk,. sekali lagi saya tegaskan Bali dalam kondisi baik baik saja, tidak ada yang perlu dikawatirkan, jikapun Gunung Agung meletus semua sudah siap, “tuturnya.
Kepada pelaku pariwisata, Gubernur meminta agar terus melakukan sosialisasi melalui biro perjalanan maupun Konsulat Jendral yang ada di Bali terkait kondisi Bali saat ini dan melakukan klarifikasi terhadap berita-berita hoax yang tersebar.
Untuk lebih memberikan informasi akurat, ia pun berencana bertemu dengan para Konsul yang ada di Bali, untuk menyampaikan kondisi Bali saat ini, sehingga tidak ada kesimpang siuran informasi, “ Saya harap negara-negara yang mengeluarkan Travel Warning agar menarik himbauannya. Bali aman, silahkan datang untuk berwisata ke Bali,”harap Mangku Pastika. .
Dalam kesempatan Rapat Nampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A A Gede Yuniartha, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, perwakilan dari Kementerian Pariwisata serta pelaku pariwisata di Bali. ( Nani )