Kompetisi Bunga di Bali,Perebutkan Hadiah Satu Milyar untuk Satu Pemenang

7

Bali Inspirasi.Intenational Flower Competition yang sudah lama ditunggu-tunggu pemenang nya,nanti nya akan digelar lapangan Bajrasandi Renon atas seijin Gubernur Bali.Kompetisi bunga kali ini telah berjalan sejak tahun 2018 lalu. Acara yang digagas oleh Nir Peretz dan Ade Chaerani Nursafitri itu, melibatkan 185 peserta dari seluruh Bali.

“Lombanya adalah mempercantik pekarangan depan rumah dengan aneka tanaman bunga, dan proses penilaiannya sudah dilakukan sejak 2018 lalu oleh tim juri,” tambah Fitri.

Sampai pada akhir penjurian, terjaring 10 besar calon pemenang yang akan menerima uang tunai dan sertifikat penghargaan. Fitri menjelaskan, uang yang jumlahnya sangat fantastis itu, diberikan untuk pemenang pertama.

“Ini untuk memotivasi masyarakat agar ikut peduli dengan lingkungannya. Jadi event yang pertama ini sekaligus sebagai pilot project Bali untuk dunia,” terang Fitri.

Di event berikutnya, tahun depan, menurut Fitri, ruang lingkupnya bukan hanya Bali saja tapi nasional. Beberapa negara, menurutnya, juga telah mengajukan diri sebagai partisipan untuk perhelatan yang sama di tahun-tahun mendatang.

Sementara, menurut Nir Peretz, sebagai destinasi wisata dunia, Bali membutuhkan kembali tanaman-tanaman bunga, yang secara aktif ditanam oleh warga di pekarangan rumah mereka. Ide mengadakan International Flower Competition ini muncul pertama kali di Bali.

“Ada alasan tertentu kenapa kami mengadakan event ini. Salah satunya yakni, kami melihat banyak jenis-jenis tanaman bunga yang mulai punah, dan populasi lebah tentunya juga berpotensi berkurang kalau tidak ada bunga,” ujar Nir Peretz.

Ia berharap, IFC menjadi pionir untuk kompetisi bunga hidup dalam penataan di taman pekarangan rumah.

“Ini akan berkembang bukan hanya di Indonesia tapi juga internasional,” ujarnya demikian.

Pemilik Hanging Gardens of Bali di Ubud ini meyakinkan, proses penjurian dilakukan secara fair dan tidak ada unsur personal antara juri dan partisipan. Para juri dalam event itu selalu datang ke rumah peserta tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

Tim penilai yang dilibatkan antara lain, seniman Nyoman Nuarta, penggagas Garuda Wisnu Kencana, komedian Bali Puja Astawa dan Nir Peretz selaku inisiator IFC. bali inspirasi