Home Berita Karya Made Supena Dipamerkan di Gallery Santrian Sanur

Karya Made Supena Dipamerkan di Gallery Santrian Sanur

3

Made Supena lahir di Singapadu, Gianyar pada 12 Januari 1970. Ia menghabiskan pendidikan formalnya pada program Seni Rupa dan Desain Universitas Udayana di tahun 1991-1997. Kini lembaga itu bertransformasi menjadi ISI Denpasar.

32 lukisan abstrak karya Made Supena dipamerkan di Gallery Santrian Sanur mulai 16-30 November 2018. Karya-karya Supena menyiratkan pesan dalam sebuah karya abstraksi yang tetap mampu menghadirkan estetika lukisan yang dapat dinikmati.

Made Supena menjelaskan, betapa sebuah proses dalam melukis abstrak tidak begitu penting memikirkan kapan akan selesai.

“Dalam proses semuanya terus berkembang, jadi waktu sangat relatif kapan saya harus menyelesaikan lukisan,” jelas Made Supena di Griya Santrian Sanur, Kamis, 15 November 2018.

Karya-karya Made Supena disebut oleh Warih Wisatsana sebagai Langgam Abstraksi yang memikat. Bukan semata karena kandungan makna keindahannya ataupun ragam stilistik estetikanya, melainkan bagaimana proses karya itu tercipta.

Abstraksi karya Made Supena seperti yang dipamerkan, menguat pada warna-warna tunggal atau monochrome. Namun di balik kasat mata yang terlihat, warna chrome itu ternyata terudar dan memiliki kekayaan warna tersendiri.

Supena menuturkan, dirinya dalam membuat karya lukisan banyak mengeksplorasi warna-warna. Warna chrome yang ditampilkan terasa kuat mewakili kondisi alam saat ini.

“Warna senada (chrome) mewakili situasi kondisi yang terjadi sekarang. Meski secara spesifik saya tidak melempar pesan kepada orang yang menikmati karya saya,” jelasnya demikian.

Layaknya seorang pelukis, dalam menghasilkan karya, Supena juga melewati proses kontemplasi yang sangat privasi. Kemudian, perenungan itu disapukan dalam sebuah kanvas menjadi goresan garis maupun sapuan warna. Keduanya lantas menyatu mewujudkan sosok-sosok tertentu. Terkadang ditambahkan dengan abjad-abjad secara acak.