Bandara I Gusti Ngurah Rai Latih Kemampuan Personil Rescue and Fire Fighting

394
General Manager Bandara Ngurah Rai, Yanus Suprayogi dalam latihan ini dan turut membantu pertolongan di laut.

Pesawat Yukz Air B.737 – 900 ER PK – COC mengalami overshoot dan crashed di ujung Runway 09 yang membuat pesawat terbelah menjadi 2 bagian. Diketahui jumlah penumpang sebanyak 120 orang dan 2 invant.
Kondisi pesawat terbelah menjadi 2 bagian dimana sebagian Korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi pantai dan sebagian lagi masih berada di laut. 1 unit Kendaraan Foam Tender dan 3 unit rescue boat diturunkan menyelamtkan para korban.

Kejadian tersebut merupakan bagian dari skenario Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai yang sedang melakukan Wet Drill dan Water Rescue melatih kesigapan personil Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF), Sabtu (18/3) mulai jam 08.30 s/d 10.30 Wita. Turut serta bergabung General Manager Yanus Suprayogi dalam latihan ini dan turut membantu pertolongan di laut.

“Personil ARFF Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai harus selalu siap dan sigap di setiap kejadian apapun yang terjadi di bandara,” ujar Yanus.Latihan ini merupakan latihan partial rangkaian latihan persiapan Hot Dril, akhir latihan skala penuh (PKD) yang akan dilaksanakan tahun 2018 yang digelar 2 tahun sekali.
Sebelumnya Personil ARFF sudah melaksanakan latihan rutin mingguan yang dilaksanakan di kolam renang untuk merefresh kompetensi khusus pertolongan di air sesuai dengan prosedur saat terjadi kecelakaan di laut.

“latihan-latihan seperti ini memang harus rutin dilakukan meskipun dalam kesempatan saat ini belum melibatkan instansi luar, karena memang fokus pada kesiapan personil dan fasilitas Airport Rescue & Fire Fighting saja” tambah Yanus. ( Nani )