Bali Industri Kreatif Expo 2017.

452

News WaProdes Diesel  ITS  Juara Satu Kendaraan Pedesaan Akan Dilauching Di Istana Negara 17 Agustus Mendatang

Setelah dinilai tim juri Lomba  Desain Kendaraan Pedesaan dalam rangkaian  Event Pameran Expo Bali Industri Kereatif  Mobil dan Motor  Srni  2017 kerjasama Kementerian Perindustrian dengan Institut Otomotf Indonesia ( IOI ), akhirnya panitia lomba menetapkan pemenang Lomba Desain Newa WaProdes Diesel  ITS  sebagai Juara Utama  Desain Kendaraan Pedesaan.

Hebatnya lagi dari hari Karya Tim  mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini,akan di Lauching di Istana Negara bertepatan dengan Perayaan Hari Kemerdekaan RI ke 72 Tahun. Karya membanggakan ini mampu mengalahkan 21 desain kendaraan pedesaan yang masuk ke Tim juri, berjumlah tujuh orang terdiri dari wakil Kemenperin, IOI, Pemprov Jabar, Gaikindo, Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Kemenristekdikti, dan media.Pengumuman dilaksanakan Sabtu ( 11/3) di Gedung Bali Creative Industry Centre ( BCIC ), yang dibuka Wagub. Bali I Ketut Sudikerta, Kamis ( 9/3) lalu

Desain Mockup n mengusung tema Wahana Pro Desa (WaProDes), juara pertama Lomba Desain Kendaraan Pedesaan  berhak menerima hadiah sebesar Rp 25 Juta, dan Piagam serta Tropy penghargaan. Juara kedua diraih  tim Desain Mock Up Universitas Negeri Semarang Jawa Tengah memperoleh hadiah sebesar Rp 15 Juta. Juara Ketiga diraih Gentayu  tim Universitas Diponegoro (Undip) dengan hadiah sebesar Rp 7,5 Juta.

Sedangkan juara Harapan Satu diraih Modasena dari tim Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Harapan Dua diraih  Argani Grand Pick Up karya  tim Telkom University dengan hadiah masing masing Rp 2,5 Juta.Hadiah dan Penghargaan diserahkan Presiden IOI Made Dana Tangkas disaksikan para dewan juri dan Panitia Bali Industri Kreatif Expo 2017.

Made Dana Tangkas mengatakan, Kelima Desain Mock Up  menjadi Generasi Ketiga Desain Kendaraan Pedesaan IOI, “ Selamat untuk ITS,harapan kita  dari karya  ini bangsa Indonesia mampu meng-create produk buatan anak bangsa,”  Ungkap Tangkas, seraya mengatakan, pemenang dari lomba desain mobil pedesaan ini akan disempurnakan dan dikomparasikan dengan desain generarasi 2 dan 3.

Untuk mendapatkan semua pemenang, kata Tangkas IOI bersama Kementerian Perindustrian telah mengundang  mengundang  Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Indonesia , untuk berpartisipasi. Sampai  pertengahan Februari 2017 lalu, setidaknya ada 21 desain kendaraan pedesaan yang masuk ke tim juri melakukan penilaian dengan empat variabel g mencakup, kelengkapan kriteria, proses konsep dasar, styling design, dan variasi kegunaan.

Akhirnya terpilih lima desain terbaik dari 21 desain yang masuk.Kelima desain mobil pedesaan diantaranya adalah, Argani Grand Pick Up oleh tim Telkom University, Waprodes-Diesel  tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Gentayu  tim Universitas Diponegoro (Undip) dan Modasena oleh tim Universitas Negeri Semarang (Unnes), yang menghadirkan dua mock-up mobil pedesaan.

Made Dana Tangkas menjelaskan, kelima desain mock up dari para pemenang  lomba Kendes ini akan dipersiapkan di Tahun 2018 mendatang.Karya mereka   merupakan generasi ketiga dari Mobil Pedesaan. Sedangkan Generasi Kedua Kendaraan Pedesaan ,  telah disiapkan prototype-nya dari tim IOI dan rencananya akan dilaunching bertepatan Hari Kemerdekakaan RI  17, Agustus mendatang di Istana Negara .

“ Ini menjadi pertaruhan kita  dari industri kreatif agara proyek ini bisa jalan terus,karena  Dewan Pembina Perkumpulan Industri Kecil dan Komponen Otomotif (PIKKO)dan  IOI mempunyai target agar Kendaraan Pedesaan ini bisa diproduksi Massal Tahun 2018 mendatang, “ jelas Made Tangkas, berharap.

Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, mengatakan, karya  desain Kendaraan Pedesaan ini,sangat cocok digunakan di Bali. Namun ia berharap penyempurnaan dari karya kreatif ini agar ramah lingkungan, seperti pemanfaatan biodesel tidak mengeluarkan asap dan suara keras, dan tentu dengan harga terjangkau bagi warga desa. ( Nani )