Hadir Di Bali Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) Bawa Inovasi Printing On-Demand, PrintQoe.com, dan E-Commerce, AXIQoe.com

120

Dua layanan online business-to-business (B2B) PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) yakni PrintQoe.com dan AXIQoe.com kini hadir di Bali sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjawab tuntutan efisiensi dan efektifitas perusahaan di era digital, dengan banyak fitur dan manfaat bisnis bagi perusahaan.
Sebagai layanan online printing B2B pertama di Indonesia akan melayani kebutuhan print on demand dan variable printing secara real time untuk memudahkan perusahaan melakukan proses cetak berbagai jenis dokumen tanpa harus datang ke lokasi pencetakan, “ Untuk layanan e-commerce AXIQoe.com, merupakan layanan belanja online menyasar pasar B2B untuk kebutuhan Office Supplies dan Office Equipments, tidak saja bagi korporasi dan pelanggan hotel-hotel di Bali dalam memenuhi kebutuhan training dan konvensi, tapi juga kota-kota besar lainnya di Indonesia, “ jelas Sahat Sihombing,Presiden Direktur Astragraphia Xprins Indonesia, di Sanur Selasa lalu.
Ia mengatakan, PrintQoe.com dan AXIQoe.com melalui jaringan distribusi Astragraphia telah menjangkau 514 kota dan Kabupaten di Indonesia sehingga cepat dan mudah dilakukan, dimanapun dan kapanpun, untuk mengefisiensikan pos-pos biaya perusahaan.
Euforia digital jelas Sahat, telah mengubah peta bisnis di Bali menjadi semakin kompetitif. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 9,75 persen pada triwulan II/2017 dibandingkan triwulan I tahun yang sama, memberi andil positif bagi pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 5,87% pada periode tersebut.
Bank Indonesia (BI), kata Sahat, memproyeksikan perekonomian Bali pada triwulan ketiga tahun ini tumbuh pada kisaran 6,19-6,59%. Pertumbuhan tersebut juga turut disokong oleh industri MICE (Meeting Incentives Convention and Exhibition) yang saat ini terus tumbuh di Bali.
The Global Destination Index baru-baru ini mencatat Bali sebagai kota favorit penyelenggaran MICE di Asia sesudah Singapura,ini menunjukkan trend meeting dan conference di Bali meningkat pesat sehingga kebutuhan printing mulai dari Books, Flyers, Letterhead, Brochure, Business Card, Envelope, Manuals, dan Certificates secara tidak langsung tumbuh, dengan adanya demand dari organizer, perusahaan penyelenggara, maupun pelanggan perhotelan yang menyelenggarakan training dan konvensi.
“ Adanya akses internet dan digitalisasi dokumen siap cetak, maka print on-demand menjadi solusi cetak yang mudah dan cepat, perusahaan, hotel, konvensi, atau organizer di Bali, Jakarta, atau bahkan luar negeri, dapat melakukan order cetak yang di-customized, mulai dari meng-upload dokumen, memantau proses printing hingga proses finishing secara real time dimanapun dan kapanpun, tanpa mengharuskan mereka datang ke lokasi pencetakan,” imbuh Sahat.
Merujuk presentasi Nielsen bertajuk Indonesia Ocean of Opportunities Overcoming Dead Win and Riptide 2017, e-commerce Indonesia tahun 2025 akan mencapai US$ 46 miliar atau setara Rp 612 triliun. Sedang data dari Bloomberg menyatakan tahun 2020,separuh penduduk Indonesia terlibat dalam kegiatan e-commerce, dikirakan peralihan ke ranah digital meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga US$150 miliar ditahun 2025.
“ AXI melalui layanan e-commerce, AXIQoe.com, dapat berperan aktif di dalamnya. Kini 6,5 juta pengguna internet di Bali dan Nusa, Asosiasi Pengelola Jasa Internet/APJI Bali Nusa, 2016), terutama pengguna korporasi, mendapatkan kemudahan untuk mengakses AXIQoe.com, “ jelas Sahat,menambahkan kebutuhan Office Supplies dan Office Equipments bakal tumbuh baik korporasi besar, tapi juga dari startup digital di Bali.
Layanan e-commerce AXIQoe.com,memberikan keunggulan dan benefit dengan value terbaik.Tepatbagi lembaga pemerintahan di Bali untuk belanja barang kebutuhan secara cepat, aman, dan transparan. Karena September 2016 lalu, AXIQoe.com resmi menjadi penyedia online shop kebutuhan barang pemerintah melalui E-Katalog LKPP RI. ( Nani )