Direktur Utama PT Sang Hyang Seri. Syaiful Bahri.

47
Syaiful Bahri

“SHS Optimis Tingkatkan Benih dan Hortikultura”

Untuk terus menjamin ketersediaan beras secara mandiri khususnya PT Sang Hyang Seri (SHS) menyatakan siap melaksanakan target penyediaan benih dari pemerintah tahun 2018. Ada beberapa terobosan yang harus dilakukan yaitu menyukseskan program subsidi benih padi program Free Market pemasaran langsung bahkan SHS menjadi mitra Kementerian Pertanian guna menyediakan benih hortikultura.

Menurut Direktur Utama PT Sang Hyang Seri Syaiful Bahri, kami optimis dapat merealisasikan terobosan ini baik penyediaan benih padi kedelai maupun hortikultura
Dan program kerja kita masih tetap seperti biasa tapi kita harus fokus lagi pada SOP. . Subsidi masih berjalan itulah yang mendorong kita masih dipercaya 90 persen sesuai target seperti kedelai padi hibrida padi non hibrida dan tiga komoditas ini ujarnya.

Syaiful berharap untuk padi non hibrida bisa 90 persen tahun ini, tidak seperti tahun lalu cuma 30 persen mudah-mudahan ada peningkatan. Apalagi SHS dapat diterima berbagai pihak Stakeholder kita dari kementerian Pertanian sebagai mitra SHS dan selalu bersinergi memberi bantuan kalau tidak ada bantuan dari Kementan ya kita fre market,maka tahun 2018 kita mau merubah struktur organisasi. kita mau balik jadi bisa 60-40, 60 persen kita subsidi program pemerintah dan 40 persennya ke program free market untuk perbaikan perusahaan pinta Syaiful,

Menurut Syaiful kita juga fokus ke komuditas holtikultura jadi komoditi-komoditi yang memberikan kontribusi margin tinggi yang kita kejar disamping untuk kebutuhan subsidi dan subsidi itukan untuk penugasan mandatori harus kita laksanakan termasuk berfikir ke free market ujarnya.

Selain dengan Kementan kita juga kerjasama dengan Batan untuk satu varitas itu kita kejar juga ke fre market dengan terus meningkatkan padi hibrida kalau bisa kita ekspor tahun depan kata Syaiful, karena itu kerjasama dengan Batan ada juga pemanfaatan lahan di Sukamandi dengan kita menanam kacang hijau 3 ribu hektar ya upaya-upaya itu kita cari permodalan.
Syaiful berharap ada program yang besar juga mau berubah aset kita yang di Sukamandi menjadi kawasan agro wisata. sawah tetap sawah itu akan kita buat sawah moderen dengan full mekanisasi targetnya kita buat embung air sendiri dan ada satu kawasan lagi di Sukamandi daratnya 90 hektar itu kita mau buat satu kawasan agro wisata ada musium petanian ada sarana edukasi, hotel sedang kita rancang dan sudah berjalan setahun.
semoga nama perusahaan makin berkembang dan meningkat dan sekarang diperusahaan sudah mulai merubah pola-pola agama saling kita tingkatkan selalu berdoa sebelum bekerja agar perusahaan juga dapat meningkat kinerjanya. Pintanya.

Beberapa perbaikan yang telah dilakukan tambah Syaiful seperti revitalisasi pabrik,kita sudah selesai lakukan perbaikan untuk sumber dananya dari PNMK sebesar 50 milyar seluruh cabang SHS di Indonesia sayapun sudah mengecek hasil dari revitalisasi perbaikan mesin di Sukamandi hasilnya bagus sudah bisa digunakan dan sebelumnya sempat terhenti setahun tidak berproduksi dan sekarang sudah ada kehidupan dengan adanya perbaikan pabrik milik SHS ini.

Syaiful mengakui kita juga sudah melakukan ruwat bumi (sukuran) bersama petani dalam rangka musim tanan bulan Desember ini supaya sukses. Jadi kapasitas produksi kita saat ini mencapai 83 ribu ton ditambah lagi kita ingin membangun pabrik yang ber kapasitas 10 ribu ton di empat provinsi yaitu Lombok, Aceh kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah mudan-mudahan itu bisa tercapai tahun 2018. bisa beroperasi dan diharapkan untuk tahun 2019 bisa bertambah lagi 10 ribu ton .

Sementara itu untuk jenis benih pinta Syaiful sesuai dengan varitas yang berkembang untuk padi non hibrida hasil litbang, kita juga ada tambahan varitas dari Batan dan SHS sudah lakukan MOU dengan Batan, nama varitasnya Tropiko. mudah-mudahan punya pasar untuk ke petani. Kalau untuk padi hibrida kita tetap gunakan SR 8 ,DG, dan Bosima, ada juga produk SHS namanya gledek jenis pestisida untuk pasaranya lumayan besar itu sudah ada brenditnya dan akan kita kembangkan, tapi kelemahan kita hanya modal kerja keluh Syaiful.

Selain itu Syaiful mengakui untuk hutang perbankan yang lama masih kita cicil sampai sekarang belum ada tunggakan masih tetap berjalan dan kita terus upayakan mudah-mudahan perusahaan meningkat. Kami pun berharap untuk tahun 2018 kita bisa kembali lagi ke holtikultura bisnis unit daerah saya yakin bisa mendokrak dan target tahun ini bisa untung dan tetap kita pertahankan kedepan. Ditambah lagi kita bersenergi dengan PT Pertani apalagi sekarang ini saling membantu kalau ada kegiatan swasembada kita sama-sama ke Kementan makanya pembagian subsidi kita sama dengan PT Pertani meskipun managemannya terpisah tapi tujuan nya satu yaitu swasembada.(YT)