Berwisata ke Bali Aman, ITDC dan Mandiri Tidak Ragu Gelar Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta ke 21 Tahun

88

PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Bank Mandiri menggelar Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 (NDF 2017). Ajang karnaval bertajuk “The Colours of Nusa Dua” berlangsung untuk ke 21 tahun, mulai Rabu – ( 11-15/10 ) 2017 di Pulau Peninsula, Nusa Dua.
Selama lima hari, NDF 2017 pulau kecil yang berada diujung Bali ini, bakal dipadati setidaknya 30 – 40 ribu pengunjung, karena hampir semua atraksi dan penampilan seni, budaya, musil, dan gaya hidup, paling ditunggu pengunjung baik masyarakat Bali,wisatawan dalam luar negeri, juga dapat menikmati pameran produk kerajinan, fashion show, eksibisi, dan kompetisi kuliner, Nusa Dua Coffee Week, Wine and Cheese Testing, Beach Movie.
“ Berbagai pertunjukan lain seperti pentas tari tradisional Bali, DJ Performance, dan penampilan musisi local dan nasional seperti Balawan, Joni Agung, Gus Teja, Nidji, Andra & The Backobe, Rendy Pandugo, dan Java Jive,kami pastikan dipadati pengunjung,“ jelas Managing Director ITDC Nusa Dua, I Wayan, Karioka, kepada media dalam jumpa pers, Senin ( 9/10) di Nusa Dua.
Namun ada sedikit perbedaan, kali ini, kata Karioka, nama Nusa Dua Fiesta, ditambah menjadi Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta. Karena bukan hanya tahun ini saja Bank Mandiri menjadi sponsor, namun sudah puluhan tahun menjadi mitra ITDC untuk penyelenggaraan Nusa Dua Fiesta, “Kami bagga menyelenggarakan NDF Ke- 21. Event ini merupakan wujud apresiasi hotel dan tenant kepada pengunjung di Nusa Dua, “ terang Karioka.
Managemen ITDC menargetkan tahun ini dapat mencapai 30 ribu pengunjung, ITDC, target ini tidak diharapkan mampu tercapai, mengingat kondisi Gunung Agung, dan hasil evaluasi tahun lalu. Selain sebagai sarana promosi bersama antara ITDC dengan hotel, tenant, dan warga masyarakat sekitar Nusa Dua,
Event NDF 2017 ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa The Nusa Dua, sebagai kawasan pariwisata terintegrasi didukung lebih dari 5.000 kamar tidur dan sarana konferensi yang mampu menampung lebih dari 10.000 delegasi, mampu menjadi venue kegiatan outdoor skala besar baik pameran, pertunjukan, olahraga, maupun hiburan.
Hal ini, kata Karioka sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata agar The Nusa Dua siap menjadi ujung tombak dalam kompetisi internasional penyelenggaraan berbagai event MICE tingkat dunia, dengan layanan terbaik dalam segala bidang, untuk mencapai target 20 juta wisatawan masuk Indonesia dan Bali, sampai tahun 2020 nanti.
Regional CEO Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara Erwan Djoko mengemukakan, penyelenggaraan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta tahun ini, untuk mengkampanyekan gerakan nasional non tunai. Untuk itu, transaksi – transaksi di arena festival diarahkan bertransaksi secara non tunai. “Kami telah menyiapkan kartu e-money yang dapat digunakan pengunjung melakukan transaksi di lokasi acara. Kartu e-money itu juga dapat digunakan untuk bertransaksi di jalan tol, gerai – gerai ritel dan lainnya,” ujar Erwan Djoko.
Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi penyelenggaraan Nusa Dua Fiesta 2017 dalam upaya mempromosikan kawasan wisata The Nusa Dua sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali. Nusa Dua Fiesta berlangsung cukup lama, memasuki tahun ke 21, “ Ajang ini salah satu event festival unggulan menarik kunjungan wisatawan ke Bali, “ Nusa Dua Fiesta bisa masuk dalam 100 event premier Wonderful Indonesia (WI) Calendar of Events (CoE) Indonesia 2018,” kata Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya rencana membuka NDF 2017 Rabu (11/10 ) akan diramaikan Parade Budaya, Tari Sekar Jepun dan Ngelawang Barong oleh Sabha Yowana, Kecak Colosal Fire Dance. Sedangkan hari terakhir NDF dipersembahkan Hari Mandiri ( Mandiri Day ) memperingati HUT ke -19 Bank Mandiri menjadi sponsor NDF 2017, akan diisi dengan Mandiri Karnaval.
Wisata di Bali Aman
Penyelenggaraan NDF tahun ini dibayangi status Gunung Agung Bali yang mengalami peningkatan status Gunung Berapi menjadi “awas”. Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan mitigasi penanganan dalam setiap peningkatan status. Selain itu, Kementerian Perhubungan juga telah menyiapkan 10 bandara untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Agung yaitu di Jakarta, Makassar, Surabaya, Balikpapan, Solo, Ambon, Manado, Lombok Praya, Kupang dan Banyuwangi. Selain itu, Kementerian telah menyiapkan 100 bus untuk mobilisasi penumpang keluar Bali melalui Banyuwangi, Surabaya, dan Praya.
“Surat Edaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyatakan bahwa status GunungAgung tidak perlu dikhawatirkan karena hamper semua kawasan wisata Bali jauh dari jangkauan dan dampak erupsi Gunung Agung. Kawasan the Nusa Dua sendiri berjarak 60 km dari Gunung Agung sehingga aman untuk dikunjungi. Jadi jangan ragu dan takut datang ke Bali, ayo nikmati Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017,” tandas Wayan Karioka, mengutip Dirut ITDC penjelasan , Abdulbar M Mansoer. ( Nani )