Bank Artha Graha Salurkan Dana KUR Rp.500 Miliar Kepada Puluhan Ribu UMK

1457

Menindaklanjuti program  Kementerian Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah ( UMK ), PT. Bank Artha Graha, salah satu bank Swasta ditunjuk pemerintah untuk turut serta memperdayakan UMK, dengan memfasilitasi pemberian Kredit Usaha Rakyar ( KUR ) dengan persyaratan mudah dan bunga 9 % /tahun bagi Puluhan Ribu UMK  se Indonesia.

Untuk itu, PT. Bank Artha Graha sudah menyiapkan dana sebesar Rp.500 miliar bagi UMK se Indonesia, yang di fukos kan petani, pedagang dan nelayan, “ Dari dana 500 miliar itu,  sudah teserap 20 %, diantaranya untuk pedagang Klontongan di Tangerang, dan daerah lain,seperti petani Kopi, “ jelas  Divisi Usaha Mikro ( UMK ) Pt. Artha Graha Interasional , Tbk, Aulia Damayanti.

Ia menjelaskan, banyak usaha kecil yang berpotensi untuk dikembang , seperti petani  kopi di Kintamani Desa Mangani, “ Meski daerah ini sudah terkenal sebagai produksi kopi Arabika terbaik, namun kesejahteraan petani kopi Indonesia dan Bali khususnya belum sebaik kopi dihasilkan, “ Banyak di antara mereka yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Hal ini disebabkan antara lain, kurangnya pengetahuan mengenai pasca panen juga dari sisi permodalan, pembinaan dan pelatihan, “ jelas Aulia.
Sebagai upaya mengatasi permasalahan petani kopi tersebut, Kementerian Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Republik Indonesia menunjuk PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk melalui kerjasama dengan Koperasi Nasional “Aku Mandiri” untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada ribuan petani kopi di Bali.

Aulia Damayanti mengatakan , di Bali  pihaknya menyasar sebanyak 3 ribu petani kopi untuk diberikan bantuan modal KUR, yang direalisasi secara dilakukan secara bertahap, ‘ Tahap pertama di bagikan untuk 1000 petani kopi, Kami ditunjuk pemerintah sebagai bank penyalur KUR, “ kata Aulia  disela-sela penyaluran KUR kepada petani kopi di Kintamani, Bangli, Jumat (18/11), lalu.

Awal Oktober 2016 sudah dilakukan pengumpulan data petani kopi yang akan menerima KUR, hingga tahap pencairan kredit. “Kita harapkan penyaluran KUR kepada 3 ribu petani kopi di Bali bisa tuntas tahun depan,” sebut Aulia.Masing-masing petani kopi menerima KUR mikro senilai Rp25 juta.Pemerintah sudah mententukan  KUR ada 3 macam yaitu KUR mikro penyalurannya sampai Rp25 juta, KUR ritel diatas Rp25 juta sampai Rp500 juta dan KUR TKI.

Dari data yang diterima Bank Artha Graha, jelas Aulia rata-rata petani di Kintamani, Bangli memiliki lahan kebun kopi seluas setengah hektar, “ Jika setiap  petani memiliki luas lahan ½ hektar,mereka  bisa menanam 800 pohon, dengan asumsi 1 pohon menghasilkan 7 kilogram kopi, kita bantu KUR  Rp25 juta, “  jelas Aulia.

Untuk mendapatkan Dana KUR, sangat mudah petani selain punya lahan, juga harus ada E KTP, keterangan usaha selama 3 tahun , dan sedang tidak menerima KUR dari bank lain atau lembaga keuangan lainnya, “ Saat ini kita sudah menerima 1000 pengajuan untuk mendapatkan KUR di Bali, 200 profosal sedang diproses, “ imbuh Aulia Damayanti. ( Nani )