ANALIS: KENAIKAN HARGA HUNIAN DI SYDNEY BISA MENCAPAI 8% PADA TAHUN 2018

28
Keterangan Foto : CEO Crown Group, Iwan Sunito.

Keberlanjutan Kebijakan Suku Bunga Rendah Akan Memberikan Keuntungan Bagi
Para Pembeli Dari Luar Negeri, Khususnya Dari Kawasan Asia

Direktur SQM Research, Louis Christopher, mengatakan, tidak setuju dengan prediksi pertumbuhan yang datar.Namun ia percaya bahwa harga rata-rata hunian di Sydney akan meningkat 4-8 persen ditahun 2018.Hal ini pernah ia predikis Januari lalu sebagai paling akurat di Australia.
SQM Research Pty Ltd, merupakan organisasi penelitian investasi Australia paling dihormati, yang mengkhususkan diri dalam memberikan penilaian dan data di semua kelas aset utama

Christopher, secara tepat memprediksi mekanisme harga di masa lalu, dapat melihat secara pararel kesamaan hubungan situasi saat ini dengan akhir tahun 2015 ketika para ahli salah menyatakan bahwa booming property di Sydney telah berakhir.Dimana saat itu,Australian Prudential Regulatory Authority memaksa bank untuk membatasi pinjaman mereka kepada para investor, sebuah langkah yang kembali dilakukan awal tahun ini.

“Bank harus menurunkankan jumlah pinjaman para investornya hingga tidak lebih dari 10 persen dari total pinjaman mereka per tahun,” kata Christopher. “Saat Bank membuka buku pinjaman mereka pada 2016, pasar mulai berakselerasi. Kami meyakini bahwa situasi bank-bank saat ini berada di bawah ambang batas tersebut dan berada dalam posisi untuk membuka kembali buku pinjaman mereka di tahun 2018 dan pasar akan mulai naik lagi, imbuhnya lagi.

Laporan moneter terbaru dari Bank Sentral pada tanggal 10 November mengantisipasi pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 3,25%, sehingga mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga baru akan terjadi pada akhir 2019.Sementara itu, pendiri McGrath Estate Agents, John McGrath, juga mengantisipasi “pasar normal yang baik” di tahun 2018.

“The Manhattan Effect… orang saat ini ingin tinggal lebih dekat dengan tengah kota, itu kuncinya,” katanya. McGrath juga mengantisipasi kawasan pelabuhan dan pinggiran pantai untuk memiliki performa yang cukup baik. “Dimana saja yang berada di dekat jalur air akan terus mengungguli pasar,” katanya.

Manfaat nyata lainnya bagi pembeli di tahun 2018 adalah kebijakan suku bunga rendah yang sangat mungkin terus berlanjut.

Mengomentari analisa tersebut, CEO Crown Group, Iwan Sunito,dalam pers release yang diterima redaksi baliinspirasi.com mengatakan, prakiraan untuk 2018 menunjukkan betapa solidnya pasar properti Sydney di kawasan Asia.

“Para pembeli dan investor dari luar negeri khususnya dari Asia, selalu melihat Australia, terutama Sydney sebagai surga untuk investasi mereka di wilayah ini,” kata Iwan Sunito, seraya menyebutkan, Kenaikan harga sebesar 4 – 8% yang diprakirakan untuk tahun 2018 adalah bukti sahih bahwa pasar properti di Sydney masih kuat.

“Memang benar, kita mencapai pertumbuhan harga tertinggi di tahun 2015, namun yang paling terpenting adalah pasar terus merespons secara positif setiap tahunnya,” kebijakan dari Australian Reverse Bank dengan bunga rendahnya memberi keyakinan terhadap pasar,” Iwan Sunito menambahkan.
Crown Group Holdings (Crown Group) sediri merupakan, perusahaan properti terkemuka Australia khusus pada pengembangan properti, investasi properti dan hotel, yang dirikan seorang arsitek bernama Iwan Sunito dan seorang insinyur, Paul Sathio pada 1996.

Iwan Sunito, lulus dengan gelar Bachelor of Architecture (Hons) dan Master of Construction of Management dari University of NSW.1993 Iwan menjadi Arsitek Resmi Terdaftar di NSW dianugerahi penghargaan UNSW Eric Daniels for excellence in residential design.

Ia juga telah menerima sejumlah penghargaan termasuk 2013 Leadership Award dari Majalah Property & Bank, penghargaan Entrepreneur Award dari Kongres Diaspora Indonesia 2013 dan menjadi salah satu pemenang di 2013 Ernst & Young Entrepreneur of the Year Awards, dan dinobatkan sebagai 2015 Property Person of The Year oleh Urban Taskforce Australia.

Sedangkan Paul Sathio lulus dengan gelar Sarjana Teknik Sipil dari University of Technology Sydney (UTS) dan Master of Science Engineering dari University of NSW. Ia berpengalaman lebih dari dua dekade dalam industri konstruksi dan pembangunan.

Sejak perusahaan ini didirikan 21 tahun lalu, Crown Group berhasil menyelesaikan pembangunan utama di lokasi terbaik Sydney termasuk Bondi, Bondi Junction, Parramatta, Ashfield, Epping, Homebush, Newington, Pennant Hills dan Rhodes dan terakhir Viking by Crown, sebuah hunian vertikal 10- lantai di Waterloo.

Saat ini, Crown Group memiliki memiliki portofolio sedang membangun lima proyek besar; Infinity by Crown Group di kawasan Green Square, V by Crown Group sebuah menara hunian 29 lantai di Parramatta, Skye by Crown sebuah hunian vertikal 20 lantai yang ikonik di North Sydney, Oasis By Crown Group, di kawasan barat Sydney yang sedang berkembang dan Arc by Crown Group di jantung CBD kota Sydney.
Penghargaan
Crown Group baru-baru ini dianugerahi penghargaan Urban Development Institute of Australia (UDIA) NSW President’s Award – yang merupakan salah satu penghargaan pengembangan properti tertinggi di Australia – atas tujuh menara Top Ryde City Living bergaya resor. Crown Group meluncurkan Skye Hotel Suites pertama tahun 2017. ( Nani )